Prakiraan Puncak Arus Balik Idul Fitri 2013

arus balik blog

Prakiraan puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri Tahun 2013 di Terminal Purabaya terjadi pada H+3 (Minggu, 11/08/2013). Sebanyak 76.274 orang penumpang dan 1.771 bis datang ke Terminal Purabaya. Dibandingkan dengan tahun lalu, ada penurunan untuk jumlah penumpang sebesar 6.353 orang (7,69%). Sedangkan untuk bis ada peningkatan sebesar 89 bis (5,29%) dibandingkan tahun 2012. Hal ini berbeda dengan tahun 2012, puncak arus balik di Terminal Purabaya terjadi H+3.

Sedangkan untuk Terminal Tambak Oso Wilangun, prakiraan puncak arus balik juga terjadi pada H+3 Hari Raya Idul Fitri Tahun 2013 (Minggu, 11/08/2013). Sebanyak 13.580 orang penumpang datang ke Terminal Tambak Oso Wilangun. Ada peningkatan sebesar 4.582 orang penumpang (50,92%) dibandingkan tahun 2012. Hal tersebut berbeda dengan puncak arus balik tahun 2012 yang terjadi pada H+6 Hari Raya Idul Fitri. Untuk jumlah bis yang datang ke Terminal Tambak Oso Wilangun, puncaknya terjadi pada H+1 Hari Raya Idul Fitri 2013 yaitu sebanyak 288 bis. (cnd).

 

Advertisements

Pengujian Purabaya

Kamis (15/08/2013) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengadakan pengujian kendaraan dalam rangka operasi tanggap darurat di terminal Purabaya mulai pukul 09.00 WIB. Pada pengujian kali ini, personil pengujian terdiri dari UPTD Terminal Purabaya, UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI, dan Dishub dan LLAJ Provinsi Jawa Timur.

Pengujian yang dilakukan meliputi perlengkapan kendaraan bermotor (sabuk keselamatan, ban cadangan, dan lain-lain) dan konisi kendaraan. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan administrasi kendaraan, seperti surat-surat, ijin trayek, dan lain-lain. Sebanyak kurang lebih 30 bis yang telah diuji. Bagi bis yang tidak memenuhi standar pemeriksaan, Dishub Surabaya langsung memberikan peringatan secara lisan kepada supir bis. Sedangkan bis yang tidak memenuhi kelengkapan administrasi kendaraan, maka akan dikenakan tilang. “Ini adalah upaya tanggap darurat, untuk melihat kesiapan dan kondisi bis yang ada di Terminal Purabaya. Harapannya dengan adanya pengujian ini, angka kecelakaan dapat ditekan,” ungkap May Ronald, S.E, MM, Kepala UPTD Terminal Purabaya. (cnd)

KEMEHUB RI TINJAU TERMINAL PURABAYA

kunjungan kemenhub RI

Selasa (13/08/2013) Inspektorat Jenderal Kementrian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia mengunjungi Terminal Purabaya. Harto Nugroho, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenhub RI didampingi dengan beberapa orang lainnya meninjau secara langsung Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2013 di Terminal Purabaya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Eddi, Amd LLAJ, S.Sos, MM dan Kepala UPTD Terminal Purabaya, May Ronald, S.E, MM, memberikan pemaparan mengenai Terminal Purabaya, dari pembangunan, rencana yang akan dilakukan, hingga kondisi terminal selama Hari Raya Idul Fitri 2013. Eddi menjelaskan adanya penurunan jumlah penumpang di Hari Raya Idul Fitri tahun 2013 ini sebesar kurang lebih 10.000 orang.

Harto Nugroho juga menanyakan kesiapan Dishub Surabaya dalam menyambut Idul Fitri kemarin. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah pemeriksaan kesehatan para awak kendaraan umum di Terminal Purabaya.  “Yang paling bagus di Jawa Timur ya ini (Terminal Purabaya, red.) pokoknya,” ungkap Harto Nugroho. (cnd)

Puncak Arus Mudik Idul Fitri Tahun 2013

puncak arus mudik

Puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 2013 di Terminal Purabaya terjadi pada H- 1 (Rabu, 07/08/2013). Sebanyak 87.643 orang penumpang dan 1.791 bis berangkat dari Terminal Purabaya. Dibandingkan dengan tahun lalu, ada peningkatan untuk jumlah penumpang sebesar 5.774 (7,61%) dan 274 bis (17,99%). Hal ini berbeda dengan tahun 2012, puncak arus mudik di Terminal Purabaya terjadi H-3.

Sedangkan untuk Terminal Tambak Oso Wilangun, puncak arus mudik terjadi H-2 Hari Raya Idul Fitri Tahun 2013. Sebanyak 11.429 orang penumpang dan 310 bis berangkat dari Terminal Tambak Oso Wilangun. Ada penurunan sebesar 7.205 porang penumpang (38,7%) dan 48 bis (13,41%) dibandingkan tahun 2012. Namun pada tahun 2012, puncak arus mudik tetap terjadi di H-2 Hari Raya Idul Fitri.