UPTD TERMINAL PURABAYA KEMBALI GELAR OPERASI PENERTIBAN BUS AKAP /AKDP

Meskipun hari raya Idul Fitri diperkirakan masih 19 hari lagi namun UPTD Terminal Purabaya bersama Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan Kota Surabaya kembali gelar operasi uji emisi gas buang di area kedatangan bus antar kota dan opersi kelengkapan surat – surat bus di area jalur pemberangkatan bus AKAP/AKDP Terminal Purabaya, Senin 30 Juli 2012.

Target operasi kali ini adalah seluruh bus AKDP maupun AKAP yang masuk ke area Terminal Purabaya. Operasi kali ini  meliputi uji emisi gas buang, pemeriksaan kelengkapan surat – surat kendaraan dan pengecekan kelaikan armada seperti pengecekan apakah bus sudah dilengkapi perlengkapan penyelamatan darurat seperti alat pemecah kaca atau martil, alat pemadam kebakaran, persiapan pintu darurat dan ban cadangan.

Dari operasi yang digelar mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB ini terjaring 6 bus yang melanggar diantaranya 3 bus yang gas buangnya melebihi ambang batas diantaranya bus dari PO Rukun Jaya tujuan Tulung Agung dengan Nomor Polisi AG 7701 UR, PO Akas tujuan Probolinggo dengan Nomor Polisi N 7090 US, dan PO Ladju nomor polisi N 7320 UW. Kemudian 1 bus dikeluarkan kosong oleh jajaran UPTD Terminal Purabaya karena diketahui tidak ada kelengkapan surat – surat atau tidak ada ijin trayek yaitu bus yang mempunyai plat nomor A 7886 WP dari PO Karina dan 2 bus yang diketahui kaca bus tersebut pecah.

Kepala UPTD Terminal Purabaya May Ronald SE,MM menerangkan bahwa untuk bus yang terjaring karena diketahui melanggar tidak sebanyak operasi yang digelar pada tanggal 16 Juli 2012 waktu lalu, hal tersebut menunjukkan bahwa ketertiban para crew bus terus meninggat. Oleh karenanya operasi serupa akan terus digelar, apalagi menjelang hari raya Idul Fitri untuk mengurangi angka kecelakaan dan memberikan rasa aman kepada para pengguna jasa transportasi bus.(dwi)

Advertisements

Persiapan Terminal Purabaya Sambut Ramadhan dan Idul Fitri 1433H

Menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1433 H yang diperkirakan jatuh pada tanggal 20 Juli 2012 ini, untuk arus penumpang di Terminal Purabaya diprediksi masih bisa dimaksimalisasi dengan jumlah armada yang ada saat ini.

Sampai dengan hari ini, Rabu, 18 Juli 2012, arus penumpang di Terminal Purabaya masih berjalan normal. Belum terlihat adanya peningkatan jumlah penumpang yang memenuhi Ruang Tunggu dan Ruas Pemberangkatan Bus AKAP/AKDP.

Kepala UPTD Terminal Purabaya, May Ronald SE, MM menyatakan, di Terminal Purabaya akan disiapkan armada tambahan pada H-7 hingga H+7 Idul Fitri 1433. Untuk mengangkut penumpang jarak pendek, akan disediakan Bus Damri, sedangkan untuk mengangkut penumpang jarak jauh yang tidak terangkut, akan disediakan armada yang dibekali dengan surat ijin Insidentil dari pihak yang berwenang.

Selain itu, guna kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa transportasi, pihaknya akan tetap mengawasi dengan ketat setiap bus yang memasuki wilayah terminal, baik dari ruas Kedatangan, Pemberangkatan, hingga jalur Parkir Bus. (dee)

Jelang Lebaran, 32 Bus Terjaring Operasi Penertiban

UPTD Terminal Purabaya bersama jajaran dan instansi terkait lainnya seperti Dinas Perhubungan Kota Surabaya khususnya Bidang Pengendalian dan Operasional serta TNI dan Polri terus menggelar operasi penertiban. Kali ini operasi penertiban digelar di ruas Kedatangan bus AKAP/AKDP.

Sedikitnya UPTD Terminal Purabaya mendapati 32 Bus yang melanggar, diantaranya 21 Bus Ijin trayek mati, 2 Bus KIR mati, dan 9 Bus dengan laik jalan. Operasi yang digelar Senin, 16 Juli 2012, pkl. 08.30-11.30 WIB ini , meliputi pemeriksaan terhadap kelengkapan surat kendaraan bermotor, ijin trayek, dan juga kelengkapan lainnya. Seluruh bus yang melanggar diberi sanksi tilang dan peringatan, apabila tidak dipenuhinya kelengkapan dan laik jalan, Bus dilarang memasuki wilayah terminal.

Kepala UPTD Terminal Purabaya MAY Ronald SE, MM, sangat antusias dengan sering digelarnya operasi penertiban ini. Menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1433 H diharapkan seluruh pengguna jasa transportasi akan merasa nyaman dan aman menggunakan moda transportasi Bus. Pihaknya akan terus berusaha meningkatkan pelayanan bagi seluruh penumpang dan pengguna jasa terminal, ungkapnya. (dee)

Kaca Pecah, 2 Bus Ditindak

Menjelang bulan Ramadhan 1433 H, UPTD Terminal Purabaya bersama jajaran dan instansi terkait lainnya, menggelar operasi terhadap bus AKAP/AKDP di jalur Parkir Bus Malam Terminal Purabaya. Operasi yang dipimpin langsung Kepala UPTD Terminal Purabaya MAY Ronald SE, MM, mendapati 2 Bus dengan Kaca Depan Pecah, diantaranya PO. Zena dan juga PO. Santoso.

Operasi yang digelar Kamis, 12 Juli 2012, pkl. 16.00-17.00 WIB ini , meliputi pemeriksaan terhadap kelengkapan surat kendaraan bermotor, ijin trayek, dan juga kelengkapan lainnya.

Kepala UPTD Terminal Purabaya MAY Ronald SE, MM, menerangkan, dalam rangka menjelang Ramadhan dan Idul Fitri pihaknya akan terus menggelar operasi penertiban terhadap seluruh armada yang memasuki wilayah terminal. Diharapkan Terminal Purabaya dapat memberikan pelayanan terbaiknya , dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para penumpang dan pengguna jasa terminal. (dee)

Bus Khusus Wanita/Perempuan Sudah Mulai Beroperasi

Hari ini Senin, 02 Juli 2012, Kepala UPTD Terminal Purabaya May Ronald, SE, MM. telah meluncurkan Bus Wanita yang akan digunakan untuk melayani penumpang khusus wanita agar mereka lebih nyaman menggunakan angkutan umum.

Untuk tahap awal,  baru ada  6 (enam) armada bus Damri-AC yang beroperasi yaitu dari Tanjung Perak 3 bus dan dari Purabaya 3 bus. Bus khusus perempuan ini akan melayani rute Purabaya sampai ke Perak, melewati A. Yani, Wonokromo, Darmo, Urip Sumohardjo, Basuki Rahmat dan Tunjungan ke arah Perak. Untuk tarif bus masih sama dengan biasanya, Rp. 4000,- sekali jalan.

Sementara, jam operasional bus ada dua sesi. Untuk sesi pagi mulai jam 06.00 – 09.00 WIB dan sesi siang mulai jam 16.00 – 18.30 WIB.

Dengan adanya bus wanita ini, Dinas Perhubungan berharap dapat mengurangi tindakan-tindakan kriminal, misalnya aksi pelecehan pada kaum perempuan. (okt)