UPTD Terminal Purabaya Kembali Gelar Operasi Angkutan Umum

UPTD Terminal Purabaya bersama jajarannya kembali menggelar operasi terhadap angkutan umum jenis MPU, Taksi dan juga Bus Kota. Namun operasi rutin kali ini tidak dilakukan bersama instansi terkait lainnya seperti POMGAR, Satlantas, dan juga dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya khususnya Bidang Pengendalian dan Operasional.

Operasi yang digelar Senin, tanggal 17 Januari 2011 meliputi pemeriksaan terhadap kelengkapan surat kendaraan bermotor, ijin trayek, dan juga kelengkapan lainnya. Dalam operasi terhadap pelanggaran lalu lintas dan Angkutan Jalan kali ini sedikitnya mendapatkan 1 MPU, 3 Mikrolet, 5 Taksi, 3 Bus Kota, dan 1 Angguna yang STUK maupun ijin trayeknya habis. Seluruh Angkutan Umum ini diminta STUK dan trayeknya sebagai barang bukti.

Kepala UPTD Terminal Purabaya May Ronald, SE, MM menjelaskan dengan adanya operasi terhadap tindak pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan ini diharapkan, Terminal Purabaya dapat menjadi tempat yang aman dan dapat memberi pelayanan yang baik bagi para penumpang dan pengguna jasa terminal. dee

Advertisements

UPTD Terminal Purabaya Kembali Gelar Operasi dan Uji Emisi

Bersama Dinas Perhubungan Kota Surabaya khususnya bidang Pengendalian dan Operasional, UPTD Terminal Purabaya Kamis, 13 Januari 2011 kembali menggelar operasi sekaligus melakukan uji emisi terhadap seluruh armada Bus Kota dan Bus Antar Kota di ruas jalur Kedatangan Bus Antar Kota.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, pencemaran udara di kota-kota besar sudah sangat mengkhawatirkan, sehingga kita wajib untuk menjaga emisi kendaraan bermotor. Karena, dampak dari emisi gas buang kendaraan bermotor sangatlah besar. Diantaranya, dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi, iritasi mata, maupun gangguan jantung dan pernafasan. Oleh sebab itu, UPTD Terminal Purabaya secara rutin menggelar uji emisi terhadap seluruh armada yang masuk wilayah terminal.

Kepala UPTD Terminal Purabaya May Ronald, SE, MM mengatakan, pemeriksaan yang digelar hari ini tidak hanya terhadap emisi gas buangnya saja, tetapi juga terhadap kelengkapan surat-surat yang dimiliki armada itu sendiri. Hal ini merupakan langkah antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan, serta dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengguna jasa transportasi. (dee)